76 Mahasiswa Program PKU MUI Jatim Tunjukkan Prestasi Gemilang

Oleh superadmin

11 January 2026, 21:41

76 Mahasiswa Program PKU MUI Jatim Tunjukkan Prestasi Gemilang

Program Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menunjukkan hasil menggembirakan. Sebanyak 76 mahasantri penerima beasiswa PKU yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mencatatkan prestasi akademik dan keorganisasian yang membanggakan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MUI Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.Ag., saat audiensi Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (15/12/2025).

“Alhamdulillah, pada kepengurusan saat ini terjadi gerakan organisasi yang luar biasa, dimulai dari kabupaten dan kota. Semua bergerak atas bimbingan Ketua Umum MUI Jatim dan Ketua Dewan Pertimbangan. Ini menjadi fondasi kuat bagi penguatan kaderisasi ulama,” ujar Prof. Abd. Halim.

Ia menjelaskan, dalam bidang pendidikan, Program PKU MUI Jatim menjadi salah satu program unggulan yang dirancang untuk menyiapkan kader ulama masa depan yang tidak hanya kuat secara keilmuan keislaman, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kapasitas akademik yang mumpuni.

“Sebanyak 76 mahasiswa penerima beasiswa PKU saat ini sedang menempuh pendidikan di UIN Sunan Ampel Surabaya. Setelah dievaluasi selama satu semester, capaian mereka sangat luar biasa,” ungkapnya.

Menurut Prof. Abd. Halim, para kader PKU yang dikirimkan oleh MUI kabupaten dan kota menunjukkan kualitas yang sangat baik.

“Kader MUI yang dikirimkan daerah benar-benar memiliki kemampuan keagamaan yang kuat, pemahaman keislaman dan kebangsaan yang seimbang, serta kemampuan akademik yang menonjol. Prestasi delegasi MUI kabupaten/kota ini patut kita syukuri bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program PKU tidak lepas dari sinergi antara MUI Jatim, MUI kabupaten/kota, Pemprov Jatim serta dukungan perguruan tinggi dan stakeholder dalam membina dan mengawal proses pendidikan para kader ulama.

“Kami berterima kasih kepada Pemprov Jatim, BAZNAS, LPPD, UINSA, dan tidak lupa kepada MUI kabupaten/kota. Semoga sinergi ini dapat melahirkan kader-kader ulama yang bermartabat dan berwawasan luas,” pungkasnya.

Artikel Lainnya