30 Tahun Mengabdi Di MUI
Oleh superadmin
11 January 2026, 21:36
Alhamdulillah, setelah 30 tahun mengabdi sebagai Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Jember, saya dinyatakan demisioner melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke X pada 17 Maret 2021. “Rasanya lega”, saya hitung-hitung, masa khidmat di MUI Kabupaten Jember sudah mencapai 30 tahun sejak tahun 1991, mungkin menjadi pengabdian terlama dalam sejarah kepengurusan di MUI Kabupaten Jember.
Saya mengawali pengabdian sebagai Staff Sekretariat yang mempersiapkan Musda 1991 di masa Ketua Umum Prof. KH. Sodiq Machmud, SH., kemudian dipilih sebagai Sekretaris Umum (1991-1996, 1996-2001, masa Ketua Umum Prof. KH. Abdul Chalim Muhammad, SH), dipilih Ketua I (2001-2006, 2006-2009 masa Ketua Umum Prof. Dr. KH. Sahilun A. Nasir, M. Pd. I) dan dipilih sebagai Ketua Umum (2009-2011, 2011-2016, 2016-2021).
Selanjutnya, saya insyaAllah akan tetap berkhidmat di MUI sebagai Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur masa khidmat 2020-2025, dimana Jember adalah bagian dari Jawa Timur. Semoga Allah Swt selalu memberikan perlindunganNya kepada kitya agar tetap bisa mengabdi untuk ummat dan bangsa tercinta.
Selama 30 tahun, saya berkesempatan belajar banyak dan sekaligus merasakan proses transformasi kepemimpinan MUI Kabupaten Jember pada masing-masing periode. Sejak berdirinya Tahun 1975 sampai sekarang, MUI telah mengalami beberapa kali pergantian kepemimpinan. Ketua Umum MUI Pertama, adalah Prof. KH. Sodiq Machmud, SH, (1975-1991), Ketua Umum Kedua adalah Prof. KH. Abdul Chalim Muhammad, SH (1991-1996, 1996-2001), Ketua Umum Ketiga, adalah Prof. Dr. KH. Sahilun A. Nasir, M. Pd. I (2001-2006, 2006-2009), dan Ketua Umum Keempat adalah Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, MA (2009-2021).
Pelajaran berharga yang sangat saya rasakan dari kepemimpinan sebelumnya adalah bahwa memimpin MUI tidak cukup hanya modal ilmu dan wawasan agama dan kebangsaan, tetapi sangat diperlukan kepedulian, konsistensi dan kearifan, karena seorang pemimpin harus berikhtiar sebisanya menjamin kemashlahatan.
Saya jalani pengabdian di MUI Kabupaten Jember dengan penuh rasa syukur, amanah kepemimpinan selalu dijalani dengan kemudahan dan kelancaran. Empat tahun terakhir ini kami rasakan tahun-tahun yang sangat menantang, karena minimnya anggaran. Tapi kami tetap semangat terus mengabdi dengan karya-karya terukur dan produktif.
Kami dikaruniai oleh Allah SWT teman berjuang yang sangat tulus dan setia di MUI dan pantang menyerah di saat yang sangat sulit dan menuntut nyali tinggi, kami sangat berterima kasih selama kepengurusan didampingi oleh Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin, M. HI, Dr. KH. Abdul Haris, M. Ag., Dr. KH. Hamam, M. HI, Dr. Abdul Wahab Ahmad, M. HI dan Drs. H. Ainur Rafik. M. Ag.
Setiap menyikapi perselisihan paham keagamaan, mereka yang sangat sering kami ajak turun, karena dalam menyikapi permasalahan ummat, MUI tidak hanya mencari dasar rujukan pada Alquran, Hadits dan Kitab-kitab, tetapi juga harus merujuk pada kondisi aktual di masyarakat dan dilakukan tabayyun atau klarifikasi, sehingga setiap keputusan bisa dilakukan dengan pertimbangan yang komprehensif.
Kami juga bersyukur karena dalam Musda MUI Kabupaten Jember, selain terlaksana dengan lancar, juga terpilih Dr. KH. Abdul Haris, M, Ag. sebagai Ketua Umum. Ia adalah tokoh, yang saya kenal faqih dan memiliki integritas tinggi, yang selama ini sering menyertai saya ketika Dewan Pimpinan MUI harus mengambil keputusan strategis dan penuh resiko dalam menyikapi perselisihan paham keagamaan di Kabupaten Jember. Semoga beliau bisa melaksanakan amanah dengan baik.
Musyawarah Daerah adalah forum permusyawaratan tertinggi untuk tingkat daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota) yang akan memilih Ketua Umum, Dewan Pimpinan dan Dewan Pertimbangan, dan menyusun program strategis 5 tahun ke depan. Karena Jember masih pandemi covid-19, maka Musda kali ini diikuti peserta secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya membatasi jumlah peserta, yakni 19 Pengurus Harian dan Panitia dari MUI Kabupaten Jember, 31 Ketua MUI Kecamatan se Kabupaten Jember, dan Ormas Pendiri MUI Kabupaten Jember.
Dalam acara pembukaan, selain dihadiri oleh dua orang Ketua MUI Provinsi Jawa Timur, yakni KH. Syafruddin Syarif dan KH. Ahsanul Haq, juga dihadiri oleh Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto, Wakil Bupati Jember, KH. M. Balya Firjaun Barlaman, Ketua DPRD M. Itqon Syauqy, Kapolres Jember, Dandim 0824, dan Kajari Jember.
Setelah istirahat usai pembukaan, langsung dilaksanakan Sidang – sidang pleno, yakni Sidang Pleno 1 yang membahas tata tertib Musda, Sidang Pleno 2 membahas keorganisasian MUI, Sidang Pleno 3 membahas program kerja strategis, Sidang Pleno 4 membahas laporan kegiatan MUI masa khidmat 2016-2021, dan Sidang Pleno 5 membahas pemilihan tim formatur.
Sesuai Pedoman Rumah Tangga MUI hasil Munas 2020, maka formatur untuk MUI Kabupaten ditetapkan 11 orang, yang terdiri dari unsur Ketua Umum demisioner, Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, MA., Sekretaris Umum demisioner, Dr. KH. Hamam. M. HI, Ketua Dewan Pertimbangan, Ir. H. Hendy Siswanto, ST, dikuasakan pada KH. M. Balya Firjaun Berlaman, Wakil Perguruan Tinggi, Prof. Dr. H. Babun Suharto, Wakil PCNU, KH. Zaimul Ghulam, Wakil PDM, H. Kusno, M. Pd. I, Wakil Pesantren, KH. Robith Qasidi, Wakil Ketua MUI Kecamatan Selatan, KH. Dawam Anwar, Wakil Ketua MUI Kecamatan Barat, KH. Laiq, Wakil Ketua MUI Kecamatan Timur, Gus Miftahul Arifin, dan Wakil Ketua MUI Kecamatan Utara, Dr. H. Mustain Billah, M. Pd. I.
Rapat tim formatur, yang didampingi Ketua MUI Provinsi Jawa Timur, KH. Ahsanul Haq, memilih secara aklamasi Dr. KH. Abdul Haris, M. Ag sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Jember masa khidmat 2021-2026. Setelah Ketua Umum terpilih, selanjutnya bergabung di sidang formatur untuk memilih dan menyusun susunan personalia Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Jember masa khidmat 2021-2026.
Adapun susunan personalia Dewan pertimbangan, terpilih sebagai Ketua Ir. H. Hendy Siswanto, ST., Wakil Ketua KH. M. Balya Firjaun Barlaman, Sekretaris H. Muhammad, M. Pd. I, dan 6 anggota, yakni KH. Muhyiddin Abdushomad, KH. A. Sadid Jauhari, KH. Khairuz Zad, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM., Drs. KH. A. Rosyidi Baihaqi dan Dr. Hanafi.
Sedangkan susunan personalia Dewan Pimpinan adalah Ketua Umum Dr. KH. Abdul Haris, M. Ag., untuk Ketua – ketua ada Dr. KH. Hamam, M. HI., Dr. KH. A. Hamid Pujiono, M. Ag., H. Kusno, M. Pd. I, Dr. H. Aminullah Elhady, M. Ag., KH. Zainul Ghulam, M. Pd. I, Dr. KH. Abdul Muis Shonhaji, M. Si. H. Muhammad Muslim, M. Sy., dan Drs. H. Ainur Rafik, M. Ag. Selanjutnya, Sekretaris Umum, Dr. Abd. Wahab Ahmad, M. HI, Sekretaris Dr. Zainal Anshori, M. Pd.I dan Dr. Moh. Dasuki, M.Pd.I. Bendahara Umum Ir. H. Slamet Sulistiyono, S.P. dan Bendahara Dr. H. Abdul Rahim, M. EI dan Musyaffak, S. HI.
Sesuai khittah berdirinya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) ibarat rumah besar yang didirikan dengan semangat kebersamaan yang akan menjadi wadah para ulama, zuama’ dan cendekiawan muslim untuk berkhidmat pada umat dan bangsa. Semangat kebersamaan tersebut sangat mungkin disadari akan pentingnya mengembangkan Islam Wasathiyah di Bumi Indonesia, karena pengembangan Islam wasathiyah lebih memberi jaminan Islam Indonesia menjadi perekat keragaman dan kemajemukan Bangsa Indonesia.
Tulisan ini pernah dimuat di Radar Jember
*Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, MA adalah Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Direktur Pascasarjana IAIN Jember dan Pengasuh Pondok Pesantren Shofa Marwa Jember
Artikel Lainnya
MUI Jatim Gelar Rapat Rutin Bahas Persiapan DP MUI Award dan Penguatan Program Sarjana PKU
Surabaya, MUI Jatim Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menggelar rapat rutin Dewan Pimpinan di Kantor MUI Jatim, Jalan Raya Wisma Pagesangan, S...
Baca Selengkapnya
MUI Imbau Masyarakat Tetap Kondusif Terkait Tayangan Trans7 yang Dinilai Lecehkan Ulama dan Pesantren
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar mengimbau masyarakat, terutama keluarga besar pondok pesantren, para santri, wali santri,...
Baca Selengkapnya
MUI Jatim dan Unair Kolaborasi Uji Kesesuaian Syariah Tiga Produk Enzim Riset
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur menerima audiensi dari Pusat Riset Rekayasa Molekul Hayati (BIOME) Universitas Airlangg...
Baca Selengkapnya
Viral Aksi Gus Elham Cium Anak Perempuan, MUI Jatim Kecam Tindakan Tak Bermoral
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyayangkan tindakan Elham Yahya Luqman atau Gus Elham, ulama muda asal Kediri, yang viral di media sosial k...
Baca Selengkapnya